Bareksa vs Bibit, Mana yang Lebih Unggul bagi Investor Reksadana?

Bareksa-vs-Bibit

Bareksa vs Bibit menjadi topik hangat di bidang investasi reksadana belakangan ini. Saat ini sudah banyak sekali marketplace yang melayani transaksi reksadana berbasis daring dengan aplikasi Bareksa dan aplikasi Bibit sebagai contohnya. Kedua platform ini sama-sama menjuarai pasar reksadana tanah air.

Aplikasi Bareksa menjadi pelopor marketplace reksadana sejak 2013, sedangkan aplikasi Bibit baru meluncur pada tahun 2019 lalu. Namun, manakah yang lebih friendly bagi investor pemula? Berikut ulasan berdasarkan pengalaman transaksi reksadana terbaik.

Bareksa vs Bibit, Pengenalan Beserta Kelebihan

Sebelum memilih antara dua marketplace reksadana modern tersebut, ada baiknya jika mengetahui dan mengenal tentang seluk-beluk keduanya. Setelah mengenal lebih dalam tentang marketplace atau perusahaan sekuritasnya, Anda pun siap untuk berinvestasi.

Menurut Felicia Putri, seorang Investment Storyteller, “Investasi itu kayak cari jodoh. Yang tau kamu cocoknya apa, ya kamu sendiri. Look inside, not outside.” Jadi, pahamilah lebih dalam tentang produk dan marketplacenya sebelum memutuskan untuk menanamkan uang Anda.

Pengenalan Bareksa vs Bibit

Pengenalan Bareksa dan Bibit

1. Apa Itu Bareksa?

Aplikasi Bareksa adalah salah satu martketplace untuk transaksi reksadana berbasis daring yang sudah ada sejak 17 Februari 2013 silam. PT Bareksa Portal Investasi mengembangkan platform ini hingga telah mempunyai total produk reksadana lebih dari 190. Jumlah investor yang telah menggunakan platform ini pun tak terhitung lagi.

Untuk bisa bertransaksi di Bareksa, Anda harus mengeluarkan modal investasi awal minimal Rp 50.000. Setelah mengikuti prosedur yang telah tersedia (beserta petunjuknya), Anda akan menerima bukti keikutsertaan. Bareksa juga menawarkan produk reksadana berbasis syariah bagi Anda yang menginginkan layanan bunga rendah atau bebas bunga.

2. Apa Itu Bibit?

Berbincang tentang marketplace reksadana, Aplikasi Bibit adalah platform baru untuk menunjang transaksi reksadana lebih mudah yang berkembangkan sejak 15 Januari 2019 lalu oleh perusahaan pengembang bernama PT Bibit Tumbuh Bersama. Bibit merupakan salah satu marketplace reksadana yang telah menghasilkan lebih dari 46 produk investasi.

Jika dibandingkan, kedua marketplace reksadana modern ini sama-sama menawarkan modal investasi awal yang sangat terjangkau. Hanya dengan Rp 10.000 saja Anda sudah bisa membeli reksadana di Bibit. Tak hanya itu, Bibit juga telah terintegrasi dengan Robo Advisor yang siap membantu Anda memilihkan produk reksadana terbaik sesuai dengan profil resiko.

Kelebihan antara Dua Marketplace Reksadana Ini

Kelebihan Bareksa dan Bibit

1. Kelebihan Bareksa

Sebagai platform yang telah berjaya hampir selama satu dekade, Bareksa bukan tanpa alasan menjadi terkenal oleh banyak investor reksadana. Platform satu ini memberikan beragam kelebihan yang barangkali tidak akan bisa tersedia jika menggunakan platform lain. Berikut beberapa kelebihan yang didapatkan dengan menggunakan Bareksa.

  • Produk Reksadana Yang Tersedia Melimpah-Ruah

Bareksa menyediakan total produk reksadana lebih dari 190. Para calon investor pun bebas memilih akan menggunakan produk mana, tentu dengan menyesuaikan kebutuhan. Yang paling banyak dipilih misalnya model obligasi, fund academy, dan sebagainya.

  • Menjadi Pelopor Marketplace Reksadana

Telah berdiri sejak 2013, Bareksa terus unjuk gigi dengan menjadi pelopor marketplace reksadana Tanah Air. Ragam fitur yang diberikan sudah mendukung simulasi reksadana sekaligus berlangganan produk investasi lainnya.

  • Transaksi Bisa Melalui Aplikasi Atau Web

Investor bisa mengakses Bareksa melalui aplikasi dan web resmi. Praktis bukan? Jadi bagi kaum milenal yang hendak pertama kali mencoba reksadana, akan dimudahkan untuk akses via aplikasi ataupun website resmi. Secara umum tidak ada perbedaan fitur signifikan antara versi aplikasi dan website, kecuali pemangkasan beberapa fitur.

  • Aplikasi Compatible Di Hampir Semua Device

Bareksa versi aplikasi sudah compatible untuk semua device smartphone. Baik pengguna Android mapun iOS, Bareksa compatible untuk keduanya. Bagi yang tidak berkenan menginstall aplikasi, dapat menggunakan versi website yang dapat investor akses melalui peramban.

MarketplaceKelebihanDeskripsi Keterangan
BareksaBanyak Produk ReksadanaBeragam Produk Reksadana Tersedia
Pelopor Marketplace ReksadanaBerdiri Sejak 2013
Transaksi Bisa Melalui Aplikasi atau WebMendukung Transaksi Digital (OVO)
Dukungan Aplikasi Hampir ke Semua SmartphoneKompatibel untuk Android dan iOS
Tabel Keunggulan Bareksa

2. Kelebihan Bibit

Setelah mengetahui kelebihan Bareksa, jika ingin membandingkan kedua marketplace reksadana modern ini maka selanjutnya perlu juga mengetahui kelebihan Bibit. Meskipun baru rilis sekitar setahun yang lalu, tetapi eksistensi Bibit di dunia marketplace reksadana sudah menanjak. Hal ini karenakan Bibit mempunyai ragam kelebihan sebagai berikut.

  • Terintegrasi Robo Advisor

Robo Advisor sangat bermanfaat bagi para investor pemula yang belum sepenuhnya memahami bagaimana mekanisme kerja reksadana. Oleh karena itu, keberadaan Rodo Advisor pada Bibit bagaikan angin segar yang kian memudahkan investor awam.

  • Tampilan Aplikasi Modern

Bibit datang dengan user interface yang sefriendly mungkin. Tampilan aplikasi ini cukup intuitif, modern, dan relatif tidak membuat bosan. Fitur yang tersedia pun padat, tidak terlalu banyak tetapi semuanya berfungsi secara maksimal.

  • CS Responsif

Layanan CS yang pada aplikasi Bibit terbuka selama 24 jam per 7 hari alias selalu online. Jadi apabila sewaktu-waktu Anda sedang bertransaksi kemudian mengalami kendala, maka bisa segera mengontak CS. Berdasarkan ulasan banyak pengguna, CS Bibit bisa cukup responsif dalam menjawab kebutuhan user.

  • Tidak Minta Biaya Transaksi

Pada setiap transaksi yang menggunakan platform Bibit, Anda tidak akan mendapat tagihan biaya sepeser pun. Hanya perlu mengeluarkan dana yang akan Anda investasikan saja, selain itu tidak ada lagi biaya transaksi dan sebagainya.

  • Banyak Promo Menggiurkan

Tidak jarang Bibit juga menawarkan promo menarik bagi para user. Biasanya di moment tertentu juga akan ada beragam promo yang menguntungkan user. Anda bisa menggunakannya atau menskipnya jika memang belum ingin menggunakan promo.

MarketplaceKelebihanDeskripsi Keterangan
BibitTerintegrasi Robo AdvisorRobo Advisor Berfungsi sebagai Robot Pembantu Investor Pemula
Tampilan Aplikasi ModernUser Interface Cukup Modern dan Cocok untuk Investor Muda
CS ResponsifRespon Dukungan untuk Pertanyaan dari Investor Terbilang Cepat
Banyak Promo MenggiurkanBanyak Promo untuk Pembelian Reksadana yang Tersedia
Tabel Keunggulan Bibit

Kelemahan Bareksa dan Bibit

Kekurangan Bareksa dan Bibit

Bareksa vs bibit tidak hanya mempunyai kelebihan, karena keduanya juga memiliki beberapa kekurangan. Pertama, Bareksa lemah dalam hal user friendly. Fitur yang tersedia pada Bareksa tergolong rumit, sehingga bagi pengguna baru akan cukup sulit memahaminya. Selain itu tampilan desainnya pun masih sangat sederhana sehingga cukup jauh dari kesan modern.

Bareksa juga mempunyai kekurangan pada layanan CS yang menurut review sebagian pengguna merasa kurang responsif. Akibatnya pengguna yang menemui kendala harus menunggu beberapa lama terlebih dahulu agar dapat menyelesaikan persoalannya. Padahal tidak semua pengguna mempunyai waktu cukup untuk melaporkan keluhannya.

Minimal pembelian produk reksadana yang berlaku pada Bareksa lebih tinggi, yaitu Rp 50.000. Berbeda dengan Bibit yang memberlakukan minimal transaksi Rp 10.000. Padahal banyak pengguna Bareksa bisa jadi berasal dari kalangan yang belum stabil secara finansial.

Sementara itu, Bibit juga memiliki kekurangan dalam hal produk reksadana yang tersedia. Berbeda dengan Bareksa, jumlah produk reksadana pada Bibit jauh lebih sedikit. Hal ini membuat pengguna tak mendapatkan banyak opsi untuk memilih produk yang mereka inginkan.

Penilaian Secara Umum

Penilaian Umum dari Kedua Marketplace Modern Ini

Bareksa dan Bibit mempunyai pangsa pasarnya sendiri-sendiri. Dari segi waktu, Bareksa jelas lebih senior daripada Bibit sehingga tak heran lebih banyak yang memilih Bareksa alih-alih Bibit. Bareksa lebih banyak dipakai kalangan profesional, sedangkan Bibit bersifat universal.

Namun jangan salah, meskipun belum bergerak selama Bareksa di dunia reksadana, Bibit tak lantas kalah dari aspek kualitas aplikasi. Bahkan pada beberapa sektor seperti interface dan layanan CS, Bibit lebih unggul daripada Bareksa. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dari developer juga berperan penting untuk meningkatkan user experience yang baik.

Itulah review soal marketplace Bareksa vs Bibit sebagai dua ‘lapak’ investasi reksadana. Baik Bareksa maupun Bibit mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebelum menggunakan salah satunya, lebih baik Anda mengenali terlebih dahulu seluk beluk platform yang akan Anda pilih.

Tujuannya adalah agar terhindari dari resiko kerugian akibat ketidakpahaman teknis. Namun, tak perlu khawatir karena kedua marketplace tersebut sama-sama menjamin keamanan investor.