Cara Mengembangkan Usaha dengan Benar

Strategi pengembangan usaha

Di artikel kali ini saya akan membahas tentang Cara Mengembangkan Usaha Bagi Pemula. Pastikan Anda membaca artikel ini sampai akhir, karena saya yakin, Anda akan mendapat inspirasi setelah membaca artikel ini. Ada banyak sekali variasi formula dalam mengembangkan usaha yang tips dan triknya mungkin telah dibagikan oleh para pengusaha sukses. Namun demikian, ada beberapa hal yang mempunyai kesamaan dari apa yang telah mereka lakukan.

Sebelum ke topik utama, ada baiknya Anda mengetahui dahulu hal-hal apa saja yang diperlukan sebelum mengembangkan usaha Anda. Berikut adalah poin-poinnya.

Tips dan Cara Mengembangkan Usaha

Tips Mengembangkan Usaha

1. Lakukan Pengelolaan Perusahaan dengan baik

Anda tidak akan bisa mengembangkan usaha Anda, jika usaha yang saat ini sedang Anda jalankan tidak Anda kelola dengan baik. Ibaratnya, usaha Anda yang saat ini sedang berjalan merupakan pondasi awal dari sebuah gedung bertingkat. Jika pondasinya saja tidak bagus, dan terjadi sedikit saja guncangan, maka seluruh bangunan gedung pun akan ikut runtuh. Oleh karena itu, pengelolaan perusahaan yang baik merupakan modal awal yang sangat penting sebelum mengembangkan usaha Anda.

2. Catatlah Berbagai Hal Secara Menyeluruh

Sebuah bisnis hendaknya memiliki catatan seluruh proses yang ada dalam bisnisnya. Data yang menyeluruh ini akan sangat membantu Anda untuk mengamati apa yang sedang terjadi pada usaha atau bisnis Anda. Sehingga jika terjadi suatu permasalahan pada bisnis Anda, Anda bisa dengan mudah mengetahuinya berdasarkan data-data yang sudah Anda catat. Anda sudah seharusnya mempunyai catatan tentang pengeluaran, pemasukan, proses produksi, biaya proses produksi, data pelanggan, data supplier dan lain sebagainya.

Saat anda akan mengembangkan usaha, tentu catatan-catatan ini akan sangat membantu Anda. Bahkan, ide-ide Anda yang tidak terpikirkan oleh orang lain pun, sebaiknya Anda catat. Karena siapa tahu, ide-ide tersebut nantinya akan membawa Anda dan bisnis Anda pada suatu perubahan besar yang positif.

3. Tambah Wawasan dan Berpikirlah Kreatif

Berpikir kreatif dengan bersedia menampung ide-ide baru, terus menambah wawasan dan mencari ide-ide yang lain, akan sangat berguna bagi kelangsungan usaha Anda. Cobalah lihat dunia luar, misalnya dengan cara refreshing atau travelling. Mau keluar negeri ataupun cuma keluar kota, yang penting Anda harus mendapatkan nutrisi atau mendapatkan sesuatu yang bisa Anda jadikan ide yang nantinya bisa diterapkan pada bisnis Anda.

Misalkan Anda jalan-jalan ke Eropa tapi saya rasa kejauhan. Lagipula ongkosnya kemahalan yah. Yang dekat saja dulu. Misalkan Anda jalan-jalan ke Malaysia, Singapura, Thaliand, Taiwan, Korea, Jepang atau kawasan Asia lainnya, Anda pasti mendapatkan hal-hal baru yang tidak ada di negeri sendiri. “Oh ternyata disini ada bisnis yang seperti ini ya? Dan Anda akan mendapatkan oh ternyata oh ternyata yang lainnya..Tidak punya dana untuk jalan-jalan mencari ide dan wawasan? Jangan takut jangan khawatir, ini kentut bukannya petir.

Maksud saya, jangan khawatir, kan ada yang namanya “Internet”. Silahkan Anda jelajahi saja situs youtube terutama mengenai negara-negara lain dan keunikan-keunikan yang ada di negara lain. Misalkan saja, jika bisnis Anda di bidang kuliner, Anda cari saja video tentang most delicious food in the world atau street food in Thailand or Japan. Setelah menemukan makanan yang menarik, silahkan cari lagi mengenai resep dan cara membuatnya. Misalnya “How to make Dorayaki” atau “Resep Dorayaki” atau yang lainnya.

Atau jika Anda seorang Wedding Organizer cari saja video tentang Unique Wedding Decoration atau cari video tentang pernikahan-pernikahan di luar negeri itu temanya tentang apa saja sampai Anda berkata : “Wah ini bisa nih temanya diterapkan di acara pernikahan di Indonesia”. Atau jika bisnis Anda di bidang lain, silahkan berkreasi dengan kata kunci pencarian di youtube. Yang terpenting adalah Anda harus bisa menambah wawasan agar mendapatkan ide-ide kreatif yang nantinya bisa Anda terapkan pada bisnis Anda.

4. Nikmatilah Persaingan

Kompetisi atau persaingan memang tidak bisa dipisahkan dari sebuah proses usaha. Tapi tentu saja bersaingnya harus secara sehat. Jika Anda tidak mempunyai pesaing di sekitar Anda atau Anda tidak menikmati persaingan yang ada, maka seperti ada sesuatu yang kurang dari bisnis Anda. Kurang greget atau gak ada greget-gregetnya kalau kata Mad Dog mah. Namun dengan adanya persaingan ini, maka akan mendorong Anda untuk terus berinovasi dan membuat hal-hal yang baru yang justru nantinya akan membuat bisnis Anda terus berkembang.

5. Tetap Fokus dan Konsisten

Maksudnya adalah Anda harus tetap fokus pada tujuan Anda. Anda ingin perusahaan Anda menjadi seperti apa, maka tetaplah fokus dan konsisten pada tujuan Anda tersebut. Setelah Anda mencapai goal dan target Anda, barulah Anda bisa membidik target-target yang lainnya, misalnya mengembangkan usaha dengan mendirikan usaha baru dan sebagainya. Tahukah Anda, bahwa kunci kegagalan adalah tidak fokus dan tidak konsisten.

Baru memulai usaha, 6 bulan berjalan, merasa bosan, cari usaha lain dan terus berulang-ulang seperti itu, maka Anda tidak akan sampai pada yang namanya keberhasilan. Seharusnya, jika Anda ingin membuka bisnis lain, bisnis Anda yang pertama harus sudah berjalan dengan sangat baik, berjalan otomatis, Anda bisa meng-handle semuanya atau bahkan Anda hanya tinggal memantaunya saja.

6. Terus Berikan Pelayanan yang Terbaik

Pelayanan yang baik akan membuat konsumen Anda akan terus kembali menggunakan jasa atau pun produk Anda. Mungkin Anda pernah mengalami seperti Anda tidak ingin belanja di salah satu toko karena pelayannya jutek tidak pernah senyum, tetapi Anda kembali lagi dan kembali lagi ke sebuah toko yang pelayannya ramah, murah senyum yang meskipun harganya lebih mahal dibandingkan toko yang tadi, tapi Anda merasa puas belanja disana.

Okey, untuk poin ini sebenarnya tidak perlu dijelaskan lagi. Itulah tadi hal-hal apa saja yang diperlukan sebelum Anda mengembangkan usaha Anda. Okey, setelah Anda memiliki hal-hal tersebut diatas, maka Anda bisa dikatakan sudah siap untuk mengembangkan usaha.

Baca juga: Ide Bisnis Rumahan yang Menjanjikan dengan 25 Contohnya

Contoh Penerapan untuk Mengembangkan Usaha

Contoh Penerapan Pengembangan Usaha

1. Membuka Cabang

Membuka cabang adalah cara mengembangkan usaha yang paling jelas dan paling banyak dilakukan, terutama untuk usaha yang mengandalkan lokasi fisik seperti restoran atau toko-toko eceran. Walaupun begitu, membuka cabang mungkin bukan menjadi pilihan terbaik untuk usaha anda. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuka cabang yaitu: Siapkan rencana bisnis yang lengkap di lokasi yang baru. Pilih lokasi berdasarkan apa yang terbaik untuk bisnis Anda, bukan untuk dompet Anda.

2. Franchise

Cara yang berikutnya untuk mengembangkan usaha Anda yaitu Tawarkan Franchise atau Kemitraan. Mc Donald sebelum menjadi raksasa restoran cepat saji adalah suatu bisnis kecil yang membuka gerai pertamanya pada tahun 1940. Perkembangan pesat Mc Donald dari sebuah bisnis kecil menjadi bisnis raksasa tidak terlepas dari penawaran franchise atau kemitraan yang diberikan kepada Ray Croc untuk ekspansi keseluruh Amerika dan kemudian dunia. Sistem franchise atau kemitraan tidak hanya dapat anda terapkan untuk bisnis restoran, minimarket, cafe, bakery dan bimbingan belajar saja.

Bisnis-bisnis lain seperti jasa reparasi, jasa laundry, ritel dan masih banyak lagi, juga dapat dikembangkan dengan menawarkan sistem franchise. Namun perlu diingat bahwa agar usaha yang berkembang tersebut bertahan lama dan berkelanjutan, maka utamakan kesuksesan dari mitra atau franchisee anda. Jangan sampai anda menjadikan jualan franchise sebagai kegiatan utama anda dan membiarkan mitra atau franchisee anda berjalan sendirian. Hal ini berarti anda juga perlu menerapkan suatu sistem, standar operasi dan pengawasan yang cukup agar mitra anda bisa berkembang.

3. Menambah Biaya Advertising (Iklan)

Menambah biaya iklan bisa menjadi sebuah langkah yang bagus dalam proses mengembangkan sebuah usaha. Misalnya bisnis Anda yang tadinya tidak pernah diiklankan, Anda bisa mulai untuk mengiklankan bisnis Anda baik di media cetak atau pun elektronik. Tentu saja Anda harus bisa memilih media apa yang cocok untuk mengiklankan produk atau jasa Anda. Jika Anda sering mengiklankan produk atau jasa Anda namun tidak terlalu massif, nah untuk mengembangkan usaha, Anda hanya perlu menambah biaya iklan untuk memperluas jangkauannya dan supaya menjadi massif. Tapi tentu saja iklan Anda harus tepat menuju ke target market Anda. Dengan begitu, biaya iklan yang Anda keluarkan akan tertutupi dengan keuntungan yang meningkat.

4. Ekspansi ke Internet

Membuka saluran penjualan baru dengan membuat toko online untuk usaha ritel (perdagangan eceran) misalnya atau membuat website profil perusahaan untuk usaha di bidang jasa merupakan cara mengembangkan usaha yang tepat bagi kebanyakan usaha. Terlebih dengan semakin mudah dan murahnya membuat toko online atau website profil perusahaan saat ini. Banyak kok sekarang yang gratisan, misalnya tokopedia atau bukalapak beserta teman-temannya. Jika anda tidak serius untuk berekspansi ke Internet maka salah satu pesaing anda akan menguasai pasar tersebut.

5. Kerjasama dengan Usaha Lain

Cara berikutnya untuk mengembangkan usaha Anda yaitu Membuat Kerjasama dengan Usaha Lain. Kerjasama dengan usaha lain memungkinkan anda untuk membuka berbagai peluang baru, salah satunya adalah membuka potensi referal. Contohnya kerjasama antara penyedia gedung perkawinan dengan vendor-vendor katering, fotografi, dekorasi, dan Event Organizer. Membangun kerjasama dengan usaha lain tidak hanya memberikan anda peluang untuk mendapat klien atau pelanggan baru anda juga bisa memperoleh informasi perkembangan bidang usaha anda dan kiat-kiat untuk memajukan usaha anda.

6. Menarget Pasar Lain

Cara yang berikutnya untuk mengembangkan usaha yaitu dengan cara Mentarget Pasar Lain. Siapa target pasar anda saat ini? apakah mahasiswa/pelajar? karyawan? atau keluarga? Jika saat ini target pasar utama anda sudah anda kuasai dengan baik. anda bisa mengembangkan bisnis anda dengan mencoba mengambil pasar lain yang masih terkait. Hal ini dapat menjadi cara mengembangkan usaha yang efektif karena dengan mengincar target pasar yang baru anda memperluas potensi bisnis anda.

Contohnya jika anda mempunyai bisnis bimbel (bimbingan belajar) bagi pelajar, maka anda juga dapat mengembangkannya dengan membuka program privat untuk karyawan yang ingin mengembangkan skill bahasa Inggris atau yang lainnya.

7. Tawarkan Produk atau Jasa Terkait

Cara yang berikutnya untuk mengembangkan usaha Anda yaitu Tawarkan Produk atau Jasa Terkait. Menawarkan produk atau jasa yang masih terkait dengan usaha anda yang sudah ada adalah salah satu cara mengembangkan usaha yang cukup efektif. Anda dapat memanfaatkan berbagai fasilitas, modal dan jaringan yang sudah anda punya sebagai landasan untuk menawarkan produk atau jasa terkait tersebut.

Contohnya jika Anda mempunyai usaha di bidang cetak undangan pernikahan misalnya. Anda mengembangkan usaha Anda dengan membuka usaha jual beli souvenir pernikahan Atau jika usaha Anda adalah memproduksi jaket kulit, Anda bisa memproduksi dompet kulit, sepatu kulit dan sebagainya.

8. Integrasi Vertikal

Cara mengembangkan usaha yang berikutnya yaitu Lakukan Integrasi Vertikal. Anda tahu tidak tentang Integrasi Vertikal? Jadi begini, Contoh dari melakukan integrasi vertikal yang dimaksud disini misalnya Anda mempunyai usaha menjual pakaian dan perlengkapan bayi yang barangnya dibeli dulu dari supplier. Nah kemudian Anda mengembangkan bisnis Anda dengan cara membuat sendiri pakaian bayi dengan brand atau merk Anda sendiri.

Dengan begitu Anda mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena produknya Anda buat sendiri, bukan dari supplier atau Anda jadi bisa menjualnya dengan harga yang lebih murah daripada harus membeli dulu dari supplier. Itulah yang dimaksud melakukan integrasi vertikal disini. Masih belum mengerti? Jadi begini.. Pokoknya kurang lebih seperti itulah yah..

9. Akuisisi atau Beli Bisnis Lain

Cara Mengembangkan Usaha yang berikutnya yaitu dengan cara Beli Bisnis Lain. Membeli bisnis lain merupakan cara mengembangkan usaha yang hasilnya dapat terlihat dengan cepat. Namun disisi lain membeli bisnis lain ini dapat menimbulkan tantangan yang tidak sedikit. Setelah membeli bisnis lain tersebut anda kemudian perlu membuat sinergi antara bisnis utama anda dengan bisnis yang telah anda beli tersebut. Contoh nyatanya adalah Facebook membeli Instagram. Kemudian Facebook membeli Whatsapp bisnis tersebut akan berkembang dengan sangat cepat

10. Membuka Program Reseller atau Affiliate

Cara Mengembangkan usaha yang berikutnya yaitu Membuka Program Reseller atau Affiliate. Program reseller atau affiliate adalah salah satu cara yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan pendapatan suatu usaha. Tidak hanya meningkatkan pendapatan, membuka program reseller atau affiliate juga mengembangkan aspek penting dari suatu usaha yang besar seperti jaringan, skala usaha, jalur distribusi dan basis pelanggan. Untuk membuka program reseller atau affiliate yang sukses anda harus memberikan insentif yang sebaik-baiknya kepada mitra anda. Jangan anda memberikan bagian yang terlalu kecil kepada reseller atau affiliate anda karena jika demikian cepat atau lambat reseller atau affiliate anda akan beralih ke usaha lain yang memberikan kompensasi yang lebih baik.

Nah itulah tadi pembahasan mengenai Cara Mengembangkan Usaha yang dapat saya berikan pada Anda.

Baca juga: Manajemen Keuangan: 5 Kebiasaan Buruk Ini Harus Dihindari

Kesimpulan

Hal-hal apa saja yang diperlukan sebelum mengembangkan sebuah usaha :

– Lakukan Pengelolaan Perusahaan dengan baik

– Catatlah Berbagai Hal Secara Menyeluruh

– Tambah Wawasan dan Berpikirlah Kreatif

– Nikmatilah Persaingan

– Tetap Fokus dan Konsisten

– Terus Berikan Pelayanan yang Terbaik

– Kemudian, jika keenam hal tersebut sudah Anda laksanakan, berikut contoh penerapan dalam mengembangkan usaha yang bisa Anda lakukan:

– Membuka Cabang

– Tawarkan Franchise atau Kemitraan

– Menambah Biaya Advertising (Iklan)

– Ekspansi ke Internet

– Membuat Kerjasama dengan Usaha Lain

– Mentarget Pasar Lain

– Tawarkan Produk atau Jasa Terkait

– Lakukan Integrasi Vertikal

Akuisisi atau Beli Bisnis Lain

– Membuka Program Reseller atau Affiliate

Telah saya jelaskan di awal bahwa formula atau rumus dalam mengembangkan usaha itu tidak sama antara pengusaha yang satu dengan pengusaha yang lainnya. Oleh karena itu, dengan bermodalkan penjelasan panjang kali lebar kali tinggi tadi, saya harap Anda dapat menemukan formula atau rumus Anda sendiri untuk mengembangkan usaha yang sedang Anda jalankan. karena Anda sendirilah yang paling tahu mengenai bisnis Anda saat ini yang sedang Anda jalankan.

 

close